Thursday, June 8, 2017

Boneka-Boneka Bersejarah di Beberapa Belahan Dunia

Boneka-boneka bersejarah di beberapa belahan dunia


Tiap-tiap negara tentu mempunyai ciri khas sendiri-sendiri untuk benda yang satu ini.
Yapp.. boneka. Boneka yaitu satu diantara benda favorite yang dibeli kaum wanita serta anak-anak waktu bertandang ke satu tempat. Tetapi terkadang kita tidak tau boneka apakah sebagai icon di tiap-tiap negara serta bagaimana cerita sejarahnya.
Kesempatan ini TS bakal menghidangkan sedikit penjelasan mengenai boneka-boneka dari sebagian negara.
Selamat membaca.... Bunga Flanel Wisuda

1. Si Unyil (Indonesia)

Boneka-boneka bersejarah di beberapa belahan dunia

Awalannya Si Unyil adalah film seri tv Indonesia yang pertama kalinya mengudara di stasiun TVRI pada th. 1981. Film seri boneka ini bercerita mengenai seseorang anak Sekolah Basic (waktu lalu pada akhirnya sesudah bertahun-tahun lamanya dapat meraih posisi Sekolah Menengah Pertama) bernama Unyil serta petualangannya berbarengan beberapa rekannya. Kata " Unyil " datang dari " mungil " yang bermakna " kecil ".


2. Teddy Bear (USA)

Boneka-boneka bersejarah di beberapa belahan dunia

Teddy bear yaitu semacam boneka beruang untuk anak-anak. Namanya datang dari Theodore Roosevelt, Presiden Amerika Serikat ke-26, yang nama panggilannya yaitu " Teddy ".

Pada th. 1902, Roosevelt mengambil keputusan untuk menjelajahi daerah sengketa pada negara sisi Mississippi serta Louisiana sekalian berburu beruang hitam sepanjang lima hari. Waktu tengah berburu, dia lihat anak beruang. Tetapi dia jadi melepaskannya. Ia tidak ingin membunuh cuma untuk kesenangan semata.

Seseorang yang memiliki toko permen yang tahu hal tersebut memohon istrinya buat satu boneka beruang serta kirim surat pada Roosevelt untuk memohon ijin memberi nama boneka beruang itu " Teddy bear "
.
 

3. Hinamatsuri (Jepang)

Boneka-boneka bersejarah di beberapa belahan dunia

Hina Matsuri yaitu perayaan tiap-tiap tanggal 3 Maret di Jepang yang diselenggarakan untuk mendoakan perkembangan anak perempuan. Keluarga yang mempunyai anak perempuan memajang satu set boneka yang dimaksud hinaningyō (雛人形?, boneka festival).

Satu set boneka terbagi dalam boneka kaisar, permaisuri, puteri istana (dayang-dayang), serta pemusik istana yang melukiskan upacara perkimpoian tradisional di Jepang. Baju yang dipakai boneka yaitu kimono style jaman Heian. Perayaan ini kerap dimaksud Festival Boneka atau Festival Anak Perempuan karna bermula permainan boneka di kelompok putri bangsawan yang dimaksud hiina asobi (bermain boneka puteri).


4. Matryoshka (Rusia)

Boneka-boneka bersejarah di beberapa belahan dunia

Matryoshka yaitu boneka khas Rusia yang bisa berisi bentuk boneka-boneka yang lebih kecil. Nama " matryoshka " di ambil dari nama " Matryona ", yang disebut nama dari seseorang wanita yang bertubuh gemuk. Jenis-model boneka matryoshka bisa beragam jadi contoh bentuk gadis petani dengan baju tradisional, karakter dongeng hingga beberapa pemimpin Soviet.

Boneka Matryoshka ini konon idenya datang dari Jepang serta telah ada serta jadi trade mark Russia mulai sejak th. 1890. Konon Sergei Maliutin, seseorang pelukis Russia dari Abramtsevo di inspirasi dengan boneka kayu classic Jepang Shichi Fuku Jin (7 Dewa Keberuntungan) serta Fukurokuju (boneka lelaki lucu dengan kepala botak). Pelukis ini minta pertolongan kawannya seseorang pengrajin untuk buat bonekanya serta lalu dilukisnya. 

No comments:

Post a Comment